Thursday, July 23, 2015

Ini tentang kita,didalam ruang sempit penuh cerita tentang kau dan aku,.
hanya kau dan aku yg tengah memainkan peran diatas panggung tanpa penonton,tdak ada riuh suara ataupun tepukan tangan mereka.
hanya kau dan aku yg tengah memainkan musik tanpa suara,mencoba berirama didalam bisingnya kesunyian,,
namun lagi2 ini tentang sebuah rasa,satu bagian di dalam cinta yg tidak harus tersusun lewat kata sebagai pengantar, tidak melulu harus berbahasa sebagai penutur asa, tidak pula  terlalu harus mendengarkan apa kata mereka,, karena ini tentang kita,kau dan aku,,
How the way you want,percayalah,aku selalu mencoba menikmatinya,cz this is the way,our way....aku sayang kamu,impianku,,,

Monday, May 11, 2015

karena mungkin cinta dimata mereka tidak melulu tentang retorika dari rangkaian kata pembuai asa,tapi tentang menikmati rasa walau tak bertatap muka dan saling bertukar doa sekalipun tanpa media kasat mata,,

namun ini aku,bukan mereka,,

aku yg selalu menikmati rasa cemburu sebagai bumbu,suatu bentuk penyedap  rasa yg hanya harus aku yg menikmati, tidak kamu,apalagi orang lain,,

aku yg kerap kali tidak bisa tidak  untuk menunggu kabar darimu,menanyai keadaanmu, dan kembali apapun kabar dan keadaan tentang dirimu yg aku dapati, itu adalah bumbu, suatu bentuk penyedap rasa yg hanya harus aku yg menikmati, tidak kamu,apalagi orang lain,,

karena ini tentang aku,bukan mereka,,
ini tentang aku yg tidak tau malu,karena aku bukan padanan bagi mereka,,
tentang aku yg dengan lantang dan "nekat" mencintaimu,sekalipun ada mereka yg lebih layak untukmu,,

karena ini tentang aku,bukan mereka,,
terimakasih untukmu atasku,maafkan,aku lantang!

Saturday, November 22, 2014

Apakah kamu melihat? Malam ini kembali indah,begitu indah sehingga tuhan pun menyimpan hujan nya hanya untuk sekedar melihatku tersenyum menyapa kilau bintang di gelapnya awan,berbincang dengan dingin nya malam nan bersahaja.
Apakah kamu menyadarinya? menyadari ketika alam mulai bersinergi dengan kehendak tuhan,saat aku terbebas dari bisingnya suara kesepian,saat aku mencoba menyapamu lewat  tawa,mengenalmu lewat tarian kata dalam bincang penuh irama dan sampai aku mulai mencintaimu dengan tidak mengindahkan bahwa memilikimu hanya sebuah angan-angan untukku,impianku.
secepat ini tuhan telah membuatmu berarti untukku.. terimakasih senja...

Friday, November 21, 2014

Sesekali aku slalu bertanya pada hujan kapan ia akan pergi,sesekalipun aku bertanya pada hujan apakah ia akan menghampiriku dan tidak untuk kembali pergi.
seringkali aku berharap pada pelangi akankah dia melengkung indah berwarna warni,seringkali akupun berharap pada pelangi akankah sesekali ia peduli kemudian datang menghampiri dan tidak untuk pergi.

karena aku tidak benar-benar sangsi padamu,aku tidak  sedang meragukan keberadaanmu. tapi satu yg aku harapkan,agar dirimu bisa mewarnai hariku seindah lengkungan pelangi,dan kehadiranmu tidak sebatas hujan yg hanya datang sesekali seiring bergulirnya musim.
kali ini aku merindukanmu seperti aku merindukan hujan,dengan egois aku merindukanmu tanpa peduli meskipun kau tidak merindukanku.

terimakasih malam gerimis,inspirasi ini datang darimu dengan sentuhan magis. :)

Wednesday, October 29, 2014

pengakuanmu sudah kubaca,,
dan sudah kukatakan,aku seringkali kehilangan cara menjelaskan apa yang ada dipikiran,apa yang ada di hati,terlebih untuk menjawab pernyataan-pernyataanmu,rasanya tidak ada padanan kata yang pas. atau karena aku sangat tidak berani.

hanya,, yang begitu saja terjadi adalah kamu ada..
sosokmu menemani siang,malam,sampai dini hari(kata-kata si adol,yang emang iya).
kamu seringkali membuatku senang sekaligus gugup,membuat hati berdebar-debar sampai aku harus sebisa mungkin mengatur kenormallan bernafas,menjadikan sulit menahan untuk sekedar tidak tersenyum saat sendiri maupun di tengah keramaian,dan perilaku-perilaku yang kara mereka,teman-temanku,ini baru.
sampai akhirnya,orang di sekelilingku lah yang lebih dulu menyimpulkan perasaan macam apa yang sedang kualami. kata mereka aku jatuh cinta.
dan sepertinya memang..

29 oktober 2014,13:45
di apartemen tercinta,dengan perasaan nano-nano. 

Monday, October 27, 2014

Untuk saat ini,aku tidak sedang mencoba untuk menjanjikan puncak indah nan mewah di atas sana,puncak yang dengan elok membawahi awan2 yang berkumul seakan berkawan..

Untuk saat ini,aku hanya dapat memastikan kita akan berjalan beriringan menuju puncak itu,menikmati proses mendaki yang mungki terasa berat dan lelah,dengan panorama keindahan alam nan megah di kanan dan kiri kita dan tegukan air yang terasa sangat amat berharga disaat dahaga dalam perjalanan.

Sampai saatnya nanti puncak dengan segala pesona nya itu menanti untuk kita kita injak dan nikmati kearifan panorama yang selalu ia simpan dan jaga.
Aku tak tahu apakah ini terlalu cepat atauukah mungkin ini terlalu lancang,ketika hati ini mulai mengambil alih fungsi otak,mengisi slot fikiran dengan sesuatu tentang mu,sebuah nama yang menggambarkan sesuatu hal yang berhak di capai tidak hanya dalam angan-angan,sebuah impian.

Ini bukan sebuah  refleksi atas sesuatu yang ingin tergambarkan secara romantis,bukan sebuah buaian  yang hendak dicerminkan oleh salinan kata dalam secarik kertas. Ini hanya sebuah refleksi dari ketidak cakapan diri,ketidak siapan  untuk mengungkapkan isi hati tanpa batasan materi diantara kita.setidaknya ketika kamu membaca ini, material berupa titian ruang yang berbeda mulai terbangun di antara kita,kegugupan terhindarkan dan ketidaksiapan diri ini pun tidak secara langsung kamu saksikan haahahahaha


Terimakasih imaji,cukup untuk hari ini.

Follow Us @toko_irham